Jumat, 20 Februari 2015
Rachel Nathania Putri Nababan (PART 1)
Hmmm... udah lama sekali ya saya ga nulis blog ini, udah beberapa kali sih mengunjungi blog ini, rasanya ingin nulis tapi entah kenapa selalu tertunda dan saat ini rasanya keinginan untuk nulis besar sekali... :)
Sesuai judul, "Rachel Nathania Putri Nababan"... yupsss, she's my lovely daughter. Saya namakan Rachel karena saya penggemar Oppung Yakub dan Rachel adalah wanita yang sangat dicintai karena cantik dan oppung Yakub ini "Love at first Sight" pada Rachel. hahahaa... dulu sebelum tahu kelamin si debay cowo atau cewe, saya persiapkan nama cowo nya adalah Manasye. hmmm...kenapa Manasye? ya itu tadi, saya nge fans banget deh sama oppung Yakub dan oppung Yakub ini kan panggilannya Israel dan Manasye itu adalah cucu nya oppung Yakub alias anaknya oppung Yusuf. ya... Manasye dan Efraim adalah kakak beradik yang diberkati oleh Oppung Yakub dan mereka akan menjadi Bangsa yang Besar.
Sedangkan Nathania artinya adalah "Anugerah Tuhan"... ya memang Anak itu adalah anugerah Tuhan, makanya kenapa saya namakan dia Nathania. Kami berdua menunggu Rachel selama 2 tahun masa pernikahan kami. ya memang itu waktu yang tidak terlalu lama, banyak kok pasangan lain yang menunggu seorang anak lebih dari 5 tahun. :)
Nama Putri Nababan diambil karena suami saya suka sama Putra Nababan sang pembawa berita yang cukup ganteng dan terkenal. hahaaha...
Pada awal pernikahan kami sampai umur 1 tahun, kami masih cuek dan sangat menikmati waktu berdua dengan suami tapi bukan berarti kami ga mau punya anak yah, tetap ingin tapi kami tetap menikmati masa2 berdua kami. jalan-jalan, nonton, kumpul2 dengan keluarga, sahabat-sahabat di pemuda Gereja. yes, i really love it. hahahaha...
Saya akan menceritakan bagaimana masa2 kami berdua berusaha memiliki anak. Simak yaaa... :)
Lewat 1 tahun pernikahan kami, kami seperti merindukan seorang anak. Akhirnya saya berobat, kenapa saya? karena saya yakin memang saya yang bermasalah walaupun belum periksa. karena sebelum saya nikah, jadwal menstruasi saya tidak teratur. Berdasarkan info yang kami dapat dari seorang teman suami saya dikantor, ada 1 dokter yang mungkin bisa membantu kami mendapatkan seorang anak. dokter itu ada didaerah Jakarta Utara dekat Pasar Uler. Pertama kali kami kesana, kami konsultasi dengan menceritakan maksud dan tujuan bahwa kami ingin seorang anak. Saya bilang bahwa menstruasi saya tidak lancar, akhirnya saya diejek ya mungkin bisa dibilang "pembunuhan karakter" dan membuat saya down. Saya di USG TransV. akhirnya saya dikasih obat supaya saya haid dan disuruh kembali lagi setelah 2 minggu haid. akhirnya saya mengikuti program dari dokter tersebut. Saya kembali lagi ke dokter tersebut dan saya dinyatakan bahwa saya PCOS. apa PCOS? intinya adalah saya punya Sel Telur kecil-kecil tapi sel telur tersebut tidak cukup untuk dibuahi oleh Sperma. batas wajar sel telur bisa dibuahi adalah 18mm, dan penderita PCOS pasti dibawah 18mm dan begitu saya diperiksa, sel telur saya hanya 13mm dan 6mm. kecil sekali bukan?
Awal nya saya dikasih obat 1x1 obat tersebut gunanya untuk memperbesar sel telur saya. nama obat itu adalah Metformin, kalau di kedokteran Metformin itu adalah obat penurun kadar gula. begitu masa subur, saya cek up untuk diukur... ya sama saja ternyata, sel telur saya belum mencukupi. akhirnya naik lagi menjadi 2x1 perhari minum obatnya, sampai pada masa subur saya diperiksa lagi dan hasilnya cukup mengecewakan. pada awalnya dokter memang menyuruh saya diet tapi saya memang tipe wanita yang tidak bisa diet ya akibatnya seperti ini. hahahaa...
Pada hari Sabtu tanggal 27 April 2013 saya pergi ke Dufan bersama teman-teman kantor saya ber 6. Esoknya, tiba-tiba saya dapat menstruasi... tumben2an perut saya sakit sekali dan serasa lemas karena biasanya kalau saya mens, tidak pernah sesakit kali ini. Pada minggu malam, saya keluar gumpalan darah besar pada saat pipis karena saya seharian dikasur karena sakit perut ini. Entah kenapa Saya curiga kalau itu bakal janin karena ada warna putih2nya, akhirnya saya foto deh. dan gumpalan itu saya taruh dikamar mandi dikamar saya dan sepulang suami saya lembur, dia kubur. Karena memang takutnya itu bukan gumpalan darah biasa akhirnya kami memutuskan menguburnya.
Esoknya hari Senin tanggal 29 April kami ke dokter dan menceritakan mengenai kejadian yang saya alami, dokter USG saya. Dokter pun bilang kalau itu bukan bakal janin, itu hanya menstruasi biasa. Akhirnya dokter menaikkan dosis obat menjadi 3x1, saya sudah merasa down sekali. Kami tanya2 bagaimana kalau yang ke 3 ini gagal? jalan satu2nya adalah Bayi Tabung. Dokter bilang, program bayi tabung itu belum tentu berhasil. keberhasilannya adalah 20%. Suami saya sangat memahami saya dan melihat reaksi muka saya yang sangat kecewa dan rasanya ingin nangis.
Diperjalanan pulang, suami saya bertanya "ayank mau nerusin program ini atau ingin berhenti? dan aku akan dukung ayank apapun keputusannya." yeee... dulu sebelum Rachel lahir, kami masih manggil ayank2an. hahahahaa...
Dengan berat hati saya jawab "Gak yank, kita berhenti sampai sini saja. Kalau Tuhan berkehendak, Tuhan pasti kasih kita anak"
Suami saya bilang "Ok yank, sambil ayank diet yah." saya hanya tertawa saja. :D
Itulah terakhir saya ke dokter itu...
Hari-hari kita lewati dengan santai tapi tetap berharap kalau saya hamil. Sampai suatu saat, ibu gembala kami berkotbah hari minggu. Hal2 yang selalu ditekankan pada kotbah itu adalah "JANGAN BATASI KUASA TUHAN" karena kita tidak tahu apa yang Tuhan mau buat untuk kehidupan kita, pada saat itu bapak gembala dan ibu gembala kami mau ke Israel tanpa mengeluarkan sepeserpun untuk pergi ke ISrael dan semua dibiayai oleh seseorang yang tidak saya kenal. hahaha... yang saya tahu, memang ibu gembala kami sering ikut pelayanan di GBI Mawar Saron. dan salah 1 kenalan beliau lah yang membiayai kepergian bapak dan ibu gembala kami.
Yaa.. sejak saat itu, saya berkomitmen supaya saya "TIDAK MEMBATASI KUASA TUHAN" karena saya sadar selama ini, saya masih mengandalkan manusia supaya saya bisa punya anak. mengandalkan manusia? Dokter lah yang saya andalkan tetapi ternyata apa yang saya andalkan tidak bisa memberi kepastian saya bisa punya anak.
Sejak saat itu, kami berdua berserah... berserah... dan berserah... dan memegang teguh motto dari ibu Gembala. ya pastinya sambil usaha donkkk. hahahaa...
Sebelum ibu gembala kami ke Israel, kami berdua didoakan khusus untuk punya anak ini dan dikasih wejangan ke suami. Beliau bilang "Mas Budi (suami saya) tiap hari pegang perut kak Santa dan bilang terima kasih Tuhan Engkau sudah mempercayai anak kepada kami. Walaupun belum ada tapi yakini dengan iman kalau mas Budi dan ka Santa akan punya anak dan habis berhubungan juga bilang begitu."
Walaupun tidak tiap hari suami saya melakukannya tapi terkadang dia elus2 perut saya sambil bicara seperti yang diajarkan ibu gembala kami.
Tanggal 28 April 2013 lah saya terakhir menstruasi. Saya tidak memikirkan kalau saya telat mens karena memang biasa nya seperti itu, bahkan kadang2 suka sampai 3 bulan saya baru dapat mens. Sampai tanggal 21 Juni 2013 bertepatan Abang saya nikah, saya merasakan tidak enak badan, rasanya mual2. Tapi saya berpikiran karena saya bangun subuh dan sarapan hanya bubur ayam saja jadi saya berpikir kalau itu hanya tidak enak badan biasa. Saat pernikahan adat abang saya, saya sibuk sekali bahkan saya tidak makan siang dan makan malam. Dan saya melupakan rasa mual saya dengan kesibukan saya pada saat acara adat berlangsung. sampai malam, saya dibeliin nasgor sama suami saya itupun jam 12 malam saya baru makan.
Esoknya keadaan saya sudah prima kembali. hahahaha lebay...
Pada hari Senin tanggal 24 Juni 2013 entah kenapa saya punya dorongan untuk beli testpack padahal sebelum2nya saya tidak pernah terbersitpun kalau saya mau beli testpack. Akhirnya saya pulang kerja beli testpack di toko obat seharga 10.000 yang entah merk apa itu. hahahaa...
Selasa pagi tanggal 25 JUni 2013, saya test urine dikamar mandi. Dagdigdug dimulai. hahahaha... dan saya sampai tidak mempercayai kalau garis merah ada 2, karena yang 1 merah pekat, yang 1 merah bayang2. Saya langsung masuk kamar dan bangunin suami saya yang sedang tidur dan tunjukkan ke dia kalau testpack saya ada 2 garis. Suami saya kaget luar biasa karena dia pun tidak tau kalau saya beli testpack. hahahahaa...
Dia sangat yakin kalau saya hamil, tapi saya masih tidak percaya... saya masih ragu dan takut kecewa... akhirnya, saya berangkat kerja dianter suami saya... saya minta tolong sama suami saya untuk belikan testpack dengan 2 merk berbeda karena untuk cadangan. hahahaa... lebay deh...!! ;)
Esok pagi tanggal 26 Juni 2013 saya test urine lagi. Hasilnya masih sama, 1 garis merah pekat dan 1 garis merah bayang2. masih ga percaya akhirnya saya test lagi test pack yang merk 1 lagi. hasilnya pun sama. hahahahaa...
Akhirnya kami berdua memutuskan untuk pergi ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, kami pilih Rumah Sakit itu karena bersebelahan dengan komplek kantor saya. dokternya? saya pilih Dr. Sugi Suhandi,nih dokter orang Chinese. dulu pernah ke doi waktu saya pernah sakit Infeksi Saluran kencing. Jadi udah cocok aja sih...
Kami ke RS sekitar jam 9an pagi, abis saya absen dikantor saya langsung ngabur keluar. Yahhh enaknya dikantor saya dulu itu, kalo keluar kantor ga terlalu dipersulit sih...
Waktu masuk ke ruangan dokter, saya cerita ke dokter Sugi kalo saya telat dan udah di testpack hasil nya 2 garis, walaupun 1 garis merahnya bayang.
Di USG donkk ama doi... hihihi degdegan lho sayaa... jujur aja karena saya masih ragu dan begitu dokter bilang "Nih Fen, udah keliatan janinnya" sebesar 2mm diameternya. hahahaha saya langsung percaya kalau saya hamiiiiilllllll... its amazing yaaaaa...
Rasanya Seneng bangetttttt pastinyaaaa... ga bisa dilukiskan, ga bisa digambarkan, ga bisa diungkapkan. Saya hanya cengengesan aja dan masih bertanya sama dokter "Dok, saya hamil?"
Dokter dengan entengnya jawab "Iya donk, tuh udah keliatan. Umurnya sudah 6 minggu lho"
Whaaaatttt?? 6weeks??? saya langsung shock bangeeettt.. sampe umur segitu saya ga ngerasain kalo saya hamil seperti mual2, hanya waktu nikahan bang David aja sempet mual tapi itu pun sebentar aja. Dokter berpesan supaya 2 minggu lagi saya balik lagi untuk cek detak jantung. Wooowwww... its amazing!!! mama mau denger detak jantung mu, sayang... :)
akhirnya dokter kasih resep penguat kandungan dan vitamin. berpesan supaya saya banyak minum.
begitu tau Obat kandungannya mehong dan total biayanya agak mengerutkan dahi, saya hanya santai aja... yaelah, yang bayar bukan dari kantong kami... tapi perusahaan tempat kerja suami saya lah yang bayar jadi santai ajaaa. hahahahaa...
Luar biasa yaaaa.... bukan saya yang luar biasa, tapi Tuhan Yesus...
yesss... Tuhan Yesus saya luar biasa, Dia bisa melakukan apapun yang Dia kehendaki. Asal kita "TIDAK MEMBATASI KUASANYA". Betul kata Alkitab, Tuhan akan membuat segala sesuatu Indah pada Waktu-Nya. Bukan waktu saya, anda-anda semua sebagai manusia tapi Waktu Tuhan. Waktu yang sangat Indah...
So, yang masih nunggu punya anak. Inget, saya hanya pesan seperti ibu gembala berpesan kepada saya "JANGAN PERNAH MEMBATASI KUASA TUHAN".
Next, saya akan menceritakan masa2 kehamilan saya selama 9 bulan sampai saya melahirkan Putri yang cantik "Rachel Nathania Putri Nababan". Check This out... :)
Langganan:
Komentar (Atom)